topologi, jangan lieur ah …. ^_^

September 21, 2008

Asyik pulang kampung …

Filed under: Common — yuniara @ 3:41 pm

Mudik..mudik.. trek..dung…trek…dung…

Suatu budaya yang terjadi ketika puasa Ramadhan hampir berakhir dan menjelang 1 Syawal.

Antrian loket bis, kereta api, pesawat, kapal tak hentinya dikerumuni oleh orang-orang yang ngebet untuk bertemu dengan keluarga tercinta, walau harga tiket membuat orang harus merogoh saku-nya dalam-dalam.

Persiapan di sana-sini, oleh-oleh, baju baru, sepatu baru, tas baru, buku baru [lah .. kayak persiapan sekolah aje.. he..he..] dah dilakukan dengan mantap dan penuh kehati-hatian [jangan sampe oleh-oleh ketinggalan :D ].

Memang segala sesuatu harus dipersiapkan dengan teratur, terencana, dan mantap agar sesuatu itu dapat dilakukan dengan lebih optimal. Sungguh persiapan yang sangat melelahkan sekaligus menggembirakan.

Pindah tempat di bumi ini seperti ini sudah sangat membuat qt bahagia karena akan bertemu dengan yang dicintai.

Bagaimana kalau akan pulang ke kampung abadi yach… Hmmm.. pasti persiapan akan lebih dilakukan dengan sangat mantap dan luar biasa, karena pulang ke kampung abadi tentu ada dua kampung, yaitu kampung neraka [na'udzubillah] dan kampung syurga [Amin]. Seperti halnya klu mudik, tentu kendaraan dan rute yang dilewati pun bervariasi. Begitu pula setiap kampung abadi memiliki kendaraan dan rute yang berbeda pula. Tinggal qt yang memilih. Klu mau mudik ke kampung neraka bisa naik kendaraan syaithon [dari golongan jin dan manusia] dan melewati rute maksiat. Tapi klu mau ke kampung syurga, bisa naik kendaraan ibadah dan rute amal saleh dan berpetakan Qur’an dan Sunnah. Semua ada loketnya sendiri-sendiri [Rp 0,-], tinggal penumpangnya yang memilih.

Semoga qt termasuk penumpang kendaraan ibadah,rute amal saleh dan berpetakan Qur’an dan Sunnah, biar bisa ketemu Allah SWT. Amin.

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Q.S Al Baqarah : 256

Ketika Cinta Harus Memilih

Filed under: Common — yuniara @ 2:58 pm

Sering kali dalam hidup qt terbentur dengan pilihan-pilihan yang baik-baik, baik-buruk, buruk-baik, atau buruk-buruk. Yang pertama [baik-baik] juga tetap membutuhkan keputusan qt untuk memilih, yang kedua [baik-buruk] dan ketiga [buruk-baik] pada awalnya sudah jelas bagi qt harus memilih yang mana, tanpa ada suatu keraguan sedikitpun [tentu yang baik -lah yang dipilih], kalau yang terakhir [buruk-buruk] sudah seharusnya pada awalnya qt tidak perlu berpikir dua kali [bahkan setengah kali, apalagi seperempat kali-pun tidak perlu] mana yang harus dipilih, karena pada dasarnya pilihan-pilihan itu tidak patut dipilih. Tapi apakah hal itu benar-benar yang baik atau buruk bagi qt?

Terkadang yang sulit bagi qt adalah ketika ada unsur “baik” dalam pilihan-pilihan itu. Mana yang harus dipilih ?

Memilih berarti qt menaruh cinta dan harap terhadap dan dari pilihan itu. Dan ketika telah memilih, terkadang ternyata di kemudian hari baru disadari dan tersadari bahwa pilihan itu salah!!! Dan akhirnya harapan semula hanya meninggalkan kecewa dan penyesalan.

Lalu, harus bagaimana ?

Qt yang pada akhirnya harus memilih adalah hasil kerja keras mesin-mesin canggih ciptaan Allah SWT yang ada di dalam kepala kita. Hasil pemikiran yang merupakan salah satu potensi pada diri qt yang masih diberi kesempatan [baca : masih bernyawa], yang dalam prosesnya digunakanlah bahan-bahan berupa pengetahuan, kepercayaan, keyakinan, prasangka, emosi, nafsu dan hal-hal yang ada di serat-serat neuron di sana.

Namun, ketika keputusan memilih disandarkan, diselaraskan, disamakan dengan apa-apa yang diinginkan dan disukai oleh Allah SWT, tentu keputusan memilih tidaklah menjadikan pada pilihan yang salah, tetapi pada pilihan yang benar. Karena pilihan yang terbaik menurut manusia belum tentu yang terbaik menurut Allah SWT, begitu juga pilihan yang buruk menurut manusia belum tentu buruk menurut Allah SWT.

Ketika cinta harus memilih, maka tentu cinta akan memilih kepada yang maslahat [yang baik], dan mengharapkannya kepada Yang Maha Sempurna. Dan tentu cinta akan memilih pada Allah SWT, Dzat Yang Maha Sempurna. Keputusan memilih bukanlah berdasarkan prasangka belaka tetapi benar2 harus dilandasi pada yang Allah SWT sukai dan keputusan Allah SWT -lah yang terbaik untuk yang diciptakan-Nya [makhluk-Nya]. Karena Pencipta tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh makhluk-Nya.

Bukan pada keinginan, tapi kebutuhan. Dan kebutuhan setiap di antara qt hanya Allah SWT yang mengetahui. Memilih pada apa2 yang didasarkan pada yang disukai Allah SWT, tentu akan membawa qt kepada kebahagiaan sejati.

Cinta sejati adalah kecintaan melebihi cinta kepada diri sendiri, harta, dan jiwa, karena cinta sejati adalah milik Allah SWT.

Semoga qt menjadi hamba Allah SWT yang memiliki cinta sejati dan melakukan segala sesuatu tidak berdasarkan prasangka tetapi sesuai dengan apa yang Allah SWT sukai dan Rasulullah contohkan.

September 17, 2008

Introspection, Just forward a post from Hafiz Ayaz Ali Qureshi

Filed under: Common — yuniara @ 4:44 pm

Funny how a $100 ‘looks’ so big when taken to mosque, but  
so small when taken to the mall. 


           Funny how long it takes to pray ‘TARAWEEH’ for an hour,  
but how quickly a team plays 90 minutes of soccer.


           Funny how long a couple of hours spent at the mosque  
seem, but how short they are when watching a movie.

           Funny how people can’t think of a ‘DUA’ to say when they  
pray, but don’t have difficulty thinking of things to talk about to a  
friend.

           Funny how people get thrilled when a football game goes  
into extra time, but complain when a ‘KHUTBAH’ is longer than the  
regular time.

           Funny how hard it is to read an ‘AIATH’ in the holy  
Quran, but how easy it is to read 100 pages of a best selling novel.

           Funny how people want to get a front seat at any game or  
concert, but scramble to sit in the back of a mosque.

           Funny how hard it is for people to learn the simple  
shariah, well enough to tell others, but how simple it is for the  
same people to understand and repeat gossip.

           Funny how people believe what the newspaper says, but  
question what is written in the Quran.

           Funny how everyone wants to go to heaven provided they do  
not have to believe, think, say or do anything.

           Funny how you can send a thousand ‘jokes’ through e-mail  
and they spread like wildfire, but when you start sending messages  
regarding Allah, people think twice about sharing.

September 12, 2008

Kelezatan yang luar biasa

Filed under: Common — yuniara @ 5:26 pm

Suatu saat si Hati bercerita seperti ini :

Puasa ini …

Sungguh berarti bagiku

Kalau tahun-tahun sebelumnya mungkin aku melaksanakannya hanya karena memang sudah waktunya puasa Ramadhan,
kulewati begitu saja tanpa arti, hambar, biasa saja … netral, tak berkesan. Hanya disibukkan dengan rutinitas
sahur, berbuka, tarawih, bersantai ria, baca Qur’an, tanpa ada makna di dalamnya.

Tapi, tidak puasa kali ini.. ada suatu cita rasa yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, begitu lezat,
mewah, dan rutinitas pun menjadi sangat berharga.

Sungguh menguras potensi aqli untuk memikirkan hikmah di balik apa-apa yang telah Allah SWT ciptakan,
menundukkan diri dan jiwa pada Sang Khalik, Allah SWT. Menyadari puasa ini adalah suatu kewajiban oleh setiap
Muslim, yaitu Mu’min yang telah mengaku tunduk, taat hanya pada aturan Ilahi, dan menaati Rasul-Nya, Nabi
Muhammad SAW, tanpa terpengaruh oleh hukum taghut.

Subhanallah..

Kesabaran benar-benar diuji, ketundukan pada hukum-Nya benar-benar diuji, kesetiaan seorang hamba yang benar-
benar sedang diuji. Luar biasa dahsyat yang kurasa, begitu merasuk, sampai rasa sakit menggema ketika ada
bersalah dan tersalah yang kulakukan. Ibadah tak sekedar rutinitas, tapi memaknai dan mengamalkannya diantara
Sholat yang fardhu. Sehingga tak sedikitpun waktu untuk tertipu pada kesenangan dunia semata dan tak ada waktu
lagi untuk berprasangka yang sering dilakukan si otak besar dan kecil, termasuk otak tengah, yang sering
bergumul di hati, yang memproduksi rasa benci pada kebenaran hakiki.

Aku harus berpuasa selamanya…

berpuasa selamanya dari kejahiliyahan yang tak terduga, tak ter-prediksi, tak terkira datang tiba-tiba dari arah manapun menuju diriku, walau hanya terbersit sedikit di otak dan di hati, atau terngiang di telinga, atau mungkin berada di luar kesadaranku. Benar-benar kali ini aku berolahraga dan berolahjiwa dengan teknik-teknik olahraga dan olahjiwa yang Maha Sempurna dari Yang Maha Sempurna, Allah SWT.

Duhai Rabb, semoga aku termasuk ke dalam golongan hamba-Mu yang memperoleh kemenangan di Bulan Ramadhan ini.. Amin.

September 11, 2008

Sungai dan Laut

Filed under: Common — yuniara @ 12:14 pm

Bolak-balik depan tipi, sambil nyiapin pendaftaran sidang [lha.. ini nyiapin sidang ato nonton tipi ya ??? :) ].

Duduk bentar, dengerin Kultum bertemakan Sungai dan Laut, yang isinya lebih kurang seperti ini :

Laut dan Sungai tidak pernah saling mempengaruhi dalam hal rasa. Laut tetap dengan asinnya dan sungai tetap dengan tawarnya. Para pakar telah menelaah mengapa ketawaran sungai tetap dapat dipertahankan, walaupun sungai berjumlah lebih sedikit daripada lautan, dan walaupun sungai mengalir menuju lautan. Hal ini diantaranya disebabkan sungai terletak di daerah yang lebih tinggi daripada laut.

Selain itu, Sungai, jika kita meminum airnya, maka yang kita dapatkan adalah kesegaran. Sedangkan laut, jika kita meminum airnya maka yang kita dapatkan adalah rasa yang semakin haus.

Dalam hal ini, Sungai ibaratnya adalah mukmin dan laut ibaratnya adalah kafirun. Sungai, walaupun sedikit,tetapi ia merasa puas [baca : bersyukur], sedangkan Laut, walaupun lebih luas, tetapi ia tidak pernah merasa puas [baca : tidak bersyukur]. Sungai mampu memisahkan diri dari lautan, itulah seorang mukmin harus mampu memisahkan diri dari kafirun dan dari segala sesuatu yang mengatur diri seorang mukmin yang berasal dari kafirun.

Mukmin yang ingin mencapai pulau harapan harus melewati lautan yang penuh dengan gelombang dan riak-riak berbahaya, oleh karena itu yang diperlukannya adalah perahu yang kuat. Perahu ibarat iman, iman yang kuat, kokoh, tidak terpengaruh oleh selain yang diimaninya, akan mampu menghantarkan penumpangnya ke pulau harapan itu.

Semoga di bulan Ramadhan ini, kita mendapatkan kemenangan, membuang hal-hal di diri dan menjauhi apapun yang bisa merusak iman. Tak terpengaruh oleh segala apapun yang dapat merusak iman, meski bertempat tinggal di tempat yang masih penuh dengan godaan iman. Ini ibarat ikan di lautan yang tidak ikut asin, walaupun lautan telah menjadi habitatnya.

Semoga Allah SWT berikan kepada kita kemenangan, seperti Allah SWT telah memberikan kemenangan kepada kaum muslimin di Perang Badar.


Duhai Rabb, Alhamdulillah, Engkau telah sampaikan aku kepada Bulan Maghfiroh

Bulan yang di dalamnya Segala limpahan rahmat dan ampunan-Mu tercurah melimpah menaungi hamba-Mu yang bertaqwa dan bertaubat

Ya Allah, Engkau buka lebar pintu-pintu syurga Mu

maka, bukakanlah pintu itu selamanya bagi kami

Ya Allah, Engkau tutup rapat pintu-pintu neraka Mu

maka, tutuplah pintu itu selamanya bagi kami

 

Duhai Rabb,

apakah kami sudah penuh harap dalam mengarungi samudera kehidupan ini

mengarungi lautan yang penuh dengan gelombang ujian

dengan perahu agar berhasil kami menuju ke pulau harapan, syurga Mu ?

dan apakah kami juga sudah penuh dengan kekhawatiran kalau-kalau perahu kami terbalik dan

kami pun gagal ke pulau harapan itu, atau ada salah satu di antara kami sajakah yang jatuh ?

Harap dan khawatir ini, sudahkah membalur pada keimanan ku pada Mu , Duhai Rabb Semesta Alam

Apakah aku sudah dengan benar mempersiapkan apapun yang perlu dipersiapkan untuk mendaftar dan melakukan SIDANG di hadapan-Mu, ya Allah

 

Ya Allah, jauhkanlah kami dari segala fitnah

Bukakanlah hati kami agar kami selalu berjalan di jalan yang Engkau sukai

agar kami senantiasa memurnikan ketaatan hanya kepada-Mu

Sesungguhnya hanya kepada Mu lah kami berlindung dan memohon pertolongan

Engkaulah sebaik-baik Pelindung dan Engkaulah sebaik-baik Penolong

Engkau suka mengampuni, maka ampunilah kami, Ya Allah. Amin…

September 8, 2008

Nostalgia SC

Filed under: Kisah — yuniara @ 11:41 pm

Kemarin setelah sholat Tarawih, nganterin adek kos ke SC [ngikut maksudnya...]. Tiba-tiba jadi kangen dengan SC. So, melangkah lah kaki2 ini ke gedung tua itu :) . Sesampai di depan SC, aq ngelihat dari jauh [gak sampe 1 kilometer kayaknya ...] habitat ku waktu kerja gratis di DepKeu BEM STTTelkom. Sekre BEM yang masih sj terlihat berantakan. Ngintip2… jadi terbayang aq duduk di sana ma temen2 BEM dulu [terharu critanya...].

Truz masuk juga ke SC, ada perasaan aneh gitu deh … antara seneng, sedih, dan haru.. Celingak-celinguk ke setiap arah di SC … dah gak ada lagi yang kukenal dari wajah2 para aktivis SC, kecuali beberapa orang jadul [mahasiswa lama hehe..] yang masih eksis di dunia per-SC-an. Melangkah ke lantai 2, tepatnya di depan sekre HMIF [sekre kedua ku dulu hehe... <-- saking sering numpang tampang di sekre ini, alias jadi tempat belajar sebelum UTS/UAS, tempat rapat, tempat ngerjain tugas SISOP, dll-lah] sambil nungguin si Ika yang masih berseliweran dengan kesibukannya.

Ngintip2 ke sekre HMIF, sama aj, gak ada yang kukenal lagi. Tidak ada yang berubah suasana kesibukan para aktivis-nya [ato malah makin sibuk aj], termasuk sarang laba-laba yang masih sj nempatin lampu-lampu SC yang kayaknya makin banyak aj :)

Udah slese urusan si Ika, kami menuruni tangga ke lantai 1, ketemu ma dua bocah laki-laki, hmm.. yang masih kukenali namanya adalah Sukma, tp yang satunya aq lupa ey. Aq berpapasan dengan mereka yang sibuk mengais rejeki. Sukma memandang ke arah q, n beberapa lama kami saling memandang, dia memanggil q “Mbak Penti..”. Ya walau nyebutinnya kurang bener, itu sangat membuat ku terharu, Sukma masih mengenaliku. Whuaaa… makin terharu sj. Sayangnya kami gak ngobrol2 coz dah malem…

Hmm.. jadi kangen ma suasana dulu..saat2 ma temen2 seperjuangan, saat2 dikeluarin dari ruang rapat panitia PDKT 05 karena daku terlambat dateng [ hiks..hiks.. :( Kak Ade HP tega... ], saat2 HP presma dicuri orang, saat2 ditegur ma klub sepak bola coz gak ikut maen bola, eh gak ding maksudnya karena ada salah paham tentang pemakaian lapangan SC, saat2 sering berkunjung ke DPM utk menyambung silaturrahmi alias numpang ngeprint [hehe..], saat2 puyeng ngurusin bejibun duit [coz bukan duit sendiri], proposal permohonan dana, RKA, laporan keu.. dll-lah.

Ya.. semua telah dilalui…sudah nglewati LK dan LPJ dan semoga ini semua juga bisa ku pertanggung jawab-kan di hadapan Allah SWT kelak dan lulus dengan nilai yang baik di hadapan Allah SWT..Amin…

Temen2 seperjuangan..maapin daku klu dulu tidak maksimal kerjanya, ato ada yang tidak berkenan di hati kalian dari sikap n tutur kata q…

September 5, 2008

Pesawatku…terbang ke kampung halaman..

Filed under: Kisah — yuniara @ 12:06 am

Pemirsa… [sapaan ala inseret…]… dini hari [gak juga] saya jalan-jalan di dunia maya, dengan lari-lari kecil [halah] menelusuri jalan setapak dan lewat gang-gang kecil nyari-nyari tiket pulang ke kampung halaman [hari gene baru nyari tiket???]. Cari-cari.. terus berkunjung ke Mandala [sesuai saran adik kyu, Ratna]. Hmmm..sempet ngiler [bo'ong] coz lumayan harga tiketnya cukup murah dibandingkan yang lainnya, pikirku. Asyik-asyiknya klak-klik link sana-sini eh ketemu beberapa link yang mengutarakan kejengkelannya atas pelayanan dari Mandala. Wedew.. dalam hatiku, gaswat neh… Akan tetapi pemirsa, karena kerinduan yang mendalam kepada orang tua dan adik2 dan keluarga lainnya [cieee.. secara ini yang calon keempat kali daku pulang kampung selama bersemedi di IT Telkom].. saya tetep kekeh berseliweran di halaman Mandala itu untuk mencari informasi penerbangannya, dan baca2 komentar-komentar tentang Mandala yang mungkin agak mengganggu team admin Mandala klu ikutan baca juga.

Terus, ada sih yang nyaranin pake Lion. Tapi… harganya bikin puyeng saya yang udah cukup puyeng karena TA..hehehe…Kepikiran komen si Mandala tadi, saya iseng-iseng googling Lion dengan keyword xxxxx [sensor yach…]. Wew nasib serupa dialami si Lion yaitu di komen-in yang gak bagus. Agak-agak bergeser ke Batavia dan gooling dengan keyword yang hampir sama, eh.. sama aja komen nya, gak bagus [ya iyalah secara keywordnya yang xxxxx itu hehe…]. Tapi ada juga sih wacana yang bagus tentang Mandala, Lion, dan Batavia, yaitu di halaman web masing-masing :) .

Bingung deh mo pilih yang mana. Pemirsa..kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi. Kesimpulan yang bisa diambil adalah “ADA GAK YA PENERBANGAN YANG PELAYANANNYA BAGUS TAPI DENGAN HARGA YANG MURAH ?” hehe..

Ya Allah, berikanlah aku keputusan yang Engkau sukai tentang urusanku ini. Amin.

Blog at WordPress.com.