Buku The True Power of Water

Buku ini bukan lagi buku yang baru didengar judulnya. Ya, buku yang ditulis Masaru Emoto berjudul “The True Power of Water” yang diterbitkan oleh MQ Publishing, memuat hasil penelitian Masaru tentang kehidupan unik air, pengaruh diri kita masing-masing terhadap air, dan apa yang terjadi terhadap air atas interaksi kita padanya. Di dalamnya terdapat beberapa sample air dari berbagai lokasi (seperti : air keran di Sendai-Miyagi, air keran di Shinagawa-Tokyo, air keran di Katano-Osaka, air keran di Kanazawa-Ishikawa), dan masing-masing diperlihatkan (dalam bentuk gambar) kristal yang terbentuk. Kristal-kristal yang terbentuk memiliki bentuk masing-masing, dari yang tidak jelas membentuk kristal sampai membentuk kristal yang sangat indah. Sekilas tentang pengambilan gambar kristal air:pengambilan kristal air, ketika kristal mulai muncul setelah pembekuan air dengan suhu -15 derajat C (5 derajat F), dan kemudian kristal menghilang dalam 20-30 detik.
Percobaan dilakukan dengan memberi label (tulisan dengan kata-kata positif : seperti “arigato” dan negatif : seperti “kamu bodoh”) ke wadah kedua sample (yang berasal dari sumber air yang sama). Hasil yang diperlihatkan adalah air dalam wadah yang diberi label dengan kata positif memberikan bentuk kristal yang lebih indah daripada air dalam wadah yang diberi label dengan kata negatif.

Selain itu, dalam buku ini juga diperlihatkan percobaan dengan menggunakan nasi yang ditempatkan pada dua wadah identik dan masing-masing diberikan label dengan kata-kata yang positif dan negatif. Dengan seorang teman se-kosan (Mb Tina), saya mencoba-nya. Saya siapkan dua gelas kaca, dua karet, dan dua helai tisu, dan sebungkus nasi. Lalu, ke masing-masing gelas, ditaruh beberapa sendok nasi, kemudian gelas ditutup dengan tisu dan diberi karet. Pada gelas A, diberi tulisan “Kamu Bodoh” dan pada gelas B, diberi tulisan “Terima Kasih”. Kedua gelas, diletakkan di dapur. Beberapa hari kemudian, tampak jamur tumbuh di kedua gelas. Tetapi, pada gelas A, jamur yang tumbuh, berwarna hitam, sedangkan pada gelas B jamur yang tumbuh berwarna putih yang lama-kelamaan berwarna kuning. Saat itu, saya dan teman saya begitu surprise melihat kejadian itu. Menurut pendapat saya, hal itu disebabkan adanya pancaran energi dari orang (saya) yang melihat ke kedua gelas. Mungkin secara teori, saya mengetahui bahwa gelas A akan memberikan hasil yang jelek, nah pada saat melihat gelas ini, pancaran energi saya adalah energi negatif (karena secara tidak langsung, saya berharap bahwa gelas inilah yang akan menghasilkan hasil yang jelek), pun sebaliknya. Hmmm…mungkin saya perlu mencobanya kepada orang lain yang belum mengetahui percobaan ini sebelumnya, sehingga bisa lebih alami.

Yang saya tangkap dari buku ini adalah, bahwa pikiran positif akan berdampak positif pula, dan sebaliknya pikiran negatif akan membuat hidup kita terasa berat. Bagi saya, hal ini membuat saya lebih semangat untuk memperbaikki diri dan berpikiran positif atas apa yang saya alami, saya yakin ada hikmah di balik segala kejadian. Yang penting sabar, lakukan yang baik dan tinggalkan yang buruk.

“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat; sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” Q.S Al Baqarah : 153

“…Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. …” Q.S Al Baqarah : 233

18 thoughts on “Buku The True Power of Water

  1. iya air itu hidup…………
    dya akan baik jk kta baik pdnya………….
    n jlek klo kta jlek ke aer…………….
    so……………….jgn remehin aer ya bwt cmua yg bca ne……………..

  2. wa’alaykumussalam wr. wb.
    waktu itu saya beli di bazar di kampus (klu gak salah). di Toko Buku Palasari, Bandung, rasa2nya ada juga🙂

  3. ass,
    sdr2 skalian, sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa tubuh kita itu terdiri dari sebagian besar air.
    jadi perlakuan kita terhadap air juga patut di erapkan kepada sesama…

  4. buku ini bisa di jadikan….dasar dalam menjalani hidup…
    karna dalam bku ini menjelaskan…apa yang kita tanamkan….suatu saat kita akan menuai apa yang kita tanamkan…
    dengan air sebagai bukti…dri penelitian ilmiahnya…

    buku ini bner2 siipp…..like that so much…

  5. assalamu’alaikum wr wb bs minta bantuannya mas?
    saya minta fotokopiannya.. ke alamat saya. saya akan ganti. saya cr d kwitang. dimana2. gramed, gunung agung, trimedia tp kosong. saya butuh krn disuruh dosen untuk membedah buku untuk presentasi. mohon bantuannya. halliya_inside@hotmail.com

  6. air juga makhluk. Yusabbihu lillahi ma fis samawati wa ma fil ardh. semua yang di langit dan di bumi bertasbih kepada ALLAH. hakekatnya air adalah ” hidup ” . tentu hakekat kehidupan air tidak sama dengan kita.

  7. Ya jangan menganggap air benda mati yg tak ada nyawanya, pdhal air memiliki nyawa dan memhliki kekuatan

  8. ih,,,keren beud,ko bisa sih buat kepikiran untuk mengamati air,mula2 apa sih yang membuat anda ingin kaya gitu,apa emang cuma coba2 aja atau apa sih?trima kasih,,,,

  9. ini saya pernah beli, sebuah penelitian yang membuktikan ada sebuah energi yang dimiliki walau dari perasaan kita sekalipun pasti menciptakan sebuah energi,

    haahaha bahasa tingkat tinggi

  10. sangat benar yang di katakan masasi emoto tentang hikmah air.

    air akan merespon setiap sesuatu yang negatif ataupun positif
    di jelaskan juga dalam alquran.
    apabila pikiran kalian negatif 75% air akan merespon nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s