Spesial Tahun Baru Hijriah

Sejak sehari yang lalu, pesan-pesan berisi ucapan selamat tahun baru 1430 H menyibukkan ponsel, email, plurk, FS, chat, dll kita .

Kali ini pun sy mengucapkan juga selamat tahun baru 1430 H.

Islam tidak menentukan cara tertentu untuk merayakan suatu peristiwa. Tetapi, Islam hendak mengingati kita terhadap nilai-nilai dari suatu peristiwa tersebut, agar kita selalu mengingat Allah SWT. Demikian juga dengan moment tahun baru hijriah. Sebelumnya bolehlah kita tahu sejarah tahun baru hijriah tersebut.

Sejarah

Jika tahun baru/penanggalan Masehi adalah berdasarkan kelahiran Isa Al Masih, maka tahun baru Islam berbeda. Sebelum Islam datang, masyarakat Arab menentukan tahun / penanggalan berdasarkan waktu peristiwa-peristiwa besar yang terjadi. Namun, ternyata dalam pengaplikasiannya, penanggalan tersebut sering tidak akurat. Sehingga, pada masa sahabat Umar bin Khattab (dimana Islam berkembang dengan pesat), dibuat ketetapan bahwa tahun baru Islam didasarkan pada tahun hijrah Rasulullah SAW (Rasulullah SAW hijrah dari Mekah ke Madinah setelah 13 th di Mekah yaitu pada Rabiil Awal). Lalu, mengapa tahun hijrah yang dipilih menjadi tahun baru Islam ? Hal ini disebabkan bahwa pada peristiwa hijrah terdapat nilai-nilai yang tidak terdapat pada peristiwa-peristiwa yang lainnya. Nilai-nilai tersebut adalah sebagai berikut.

Nilai-nilai

T.Q.S At Taubah (9) : 40

Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Nilai-nilai yang ingin ditekankan dalam kontek hijrah, di antaranya adalah :

  1. Ilahi
  2. Kebersamaan
  3. Optimis
  4. Perencanaan
  5. Rela berkorban
  6. Setelah berusaha kemudian berserah diri.

    Nilai-nilai tahun baru harus menonjolkan kedua hal berikut secara bersama-sama :

    • Nilai Rasional : akal, usaha
    • Nilai Spiritual : bantuan Allah SWT

     

  7. Yakin pada bantuan Allah SWT
  8. Janji Allah SWT untuk memberikan pertolongan
  9. Islam :

    – tidak menjadikan umatnya mengandalkan mukjizat. Tapi umat Islam harus memiliki sifat bekerja keras.

    – tidak menjadikan tahun kelahiran Nabi SAW sebagai tahun baru Islam.

    – tidak menjadikan tahun baru Islam dirayakan dengan hura-hura.

Adapun perayaan tahun baru Islam harus ditujukan pada memaknai nilai-nilai tersebut, memperbaharui tekad untuk menanamkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, dan agar senantiasa mengingat Allah SWT.

Kemudian, arti HIJRAH sendiri adalah sebagai berikut.

Sebelum Rasulullah SAW hijrah dari Mekah ke Yastrib (Al Madinah), hijrah berarti meninggalkan tempat atau situasi yang buruk untuk mendapatkan situasi yang lebih baik atau lebih baik.

Setelah Rasulullah SAW hijrah dari Mekah ke Yastrib (Al Madinah), hijrah berarti meninggalkan segala sesuatu yang dilarang Allah SWT.

***

“Ya Allah, wafatkanlah kami dalam keadaan Islam, dan gabungkanlah kami bersama dengan orang-orang yang shaleh. Amin”

Referensi :

Al Qur’an

Tafsir Al Mishbah oleh Dr. Quraish Shihab di MetroTV pada 28 Desember 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s