Ya Allah , mengapa saya iri ?

“Ya Allah kenapa saya iri ?”

Ini adalah status saya beberapa waktu yang lalu.
Saya tidak begitu mengerti mengapa teman saya menganggap status ini menarik.
Padahal ini adalah status yang begitu saja tercetus sebagai ungkapan perasaan saya saat itu.
Dan ketika menulis ini, saya teringat teman saya di Stutgart. Kamu bisa cek dia disini http://1bintangbiru.blogspot.com/.
Dan perasaan yang sama muncul kembali, ya saya iri, walaupun dengan topik yang berbeda. Ya Orang ini berhasil membuat saya iri. Hehe..
Saya merasakan rasa iri sekaligus energi positif darinya. Ya, begitu rasa iri ini terselip di hati saya, kemudian layaknya kasetvideo yang dimasukkan ke playernya, kemudian di depan saya melihat layar yang besar yang berisi kenyataan dari mimpi-mimpi saya yang sekejap tadi. Dan entah mengapa otak ini tiba-tiba menjadi lebih cepat menyusun strategi untuk menggapai mimpi tadi.

Saya iri..
Beberapa waktu yang lalu, seseorang menelpon saya, menceritakan sebagian mimpi-mimpinya.
Menakjubkan, saya merasakan energi positif dari orang ini, saya tidak mengerti melalui orang ini ada dari diri saya yang bergeser, yaitu rasa egois.
Saya seakan-akan tidak mengerti apa yang sedang terjadi, perkenalan ini begitu banyak hal positif yang saya rasakan.
Perkenalan yang unik, yang membuat saya tidak lagi mementingkan diri saya sendiri, perkenalan yang membuat saya tidak mengharapkan subject tapi mengharapkan object, perkenalan yang tidak hanya ingin membuat diri saya sendiri yang bahagia, tapi membuat orang lain bahagia dalam pandanganNya.
Melalui orang ini, saya bisa melihat dengan sisi yang berbeda, ah terlalu abstrak untuk saya ceritakan.😀
Terlepas dari terlalu cepat atau tidak saya menilai dia, tapi inilah yang sedang saya rasakan.

Saya iri..
Ada seorang teman sekaligus rekan kerja saya yang begitu tenang dalam menghadapi permasalahannya di kantor.
Saya sering membayangkan, jika saya ada di posisinya.
Ya mungkin saya sudah stress duluan sebelum mengerjakan tugas yang serupa.
Ini membuat saya iri, dan pelan-pelan dapat mendorong saya untuk lebih tenang dalam menghadapi hidup.

Saya iri..
Mungkin tidak etis untuk iri dengan adik sendiri. Tapi terlepas dari etis atau tidak, sekali lagi inilah yang saya rasakan.
Mungkin saya sering mendapatkan apa yang saya inginkan, walaupun mungkin keinginan atau mimpi saya tidak sebesar mimpi orang lain. Saya tidak mengelak, dan saya sangat bersyukur atas itu semua.
Tapi sebagai manusia, saya pernah mengeluh, dan saat itu ada seorang teman yang mendengarkan keluhan saya. Keluhan tersebut tercetus begitu saja, dan dia berkata semacam “ini nih orang yang tidak pernah menghadapi kegagalan” menurut dia saat itu. Tanggapan spontan namun diam-diam begitu tertancap dalam di hati saya.
Saya iri padanya.. walaupun saya tidak begitu banyak mengerti jalan pikirannya. Namun, saya melihat dia begitu tenang dan profesional dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan rutinitas pekerjaan.
Haha.. tentang adik saya, dia juga sosok yang tenang dan secara tidak langsung mengajarkan saya agar tidak membabi buta dalam berambisi.

Saya iri..

Oh ternyata masih ada file iri lainnya, oh ternyata disebelahnya ada file mimpi, oh perlahan tapi pasti diselahnya ada file realisasi mimpi.. terlalu banyak untuk saya view saat ini, mungkin file-file tersebut dalam hardisk kehidupan saya kelak bisa saya share, dan rasa-rasanya saya harus menambah free hardisk saya.

Begitu banyak hal yang menarik di luar sana, masih banyak yang dapat saya gali. Saya sangat bersyukur dengan rasa “iri” ini, media untuk mengalirkan energi positif dari lingkungan menuju diri saya.
Dan terkait status saya tadi, saya rasa saya dapat mengambil hikmah bahwa melalu rasa iri ini, saya bisa menjadi lebih baik.
Terima kasih ya Allah, Bismillah..

Just share guys
-fin-

One thought on “Ya Allah , mengapa saya iri ?

  1. ALLAH membolehkan berbuat iri
    yaitu iri kepada orang yang pandai dan ikhlas mengajarkan kepada orang lain dan iri kepada orang kaaya yang suka sedekah ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s