WY”F”IWYG


Alhamdulillah kemarin pada 14 Nov 2010, saya berkesempatan mengikuti training mind focus yang diadakan oleh Katahati Institute (http://www.e-katahati.org/) di Aston Hotel, Bandung.

Untuk bulan desember ada lagi lhoo..


Sebelumnya saya sudah baca bukunya Pak Erbe Sentanu, Quantum Ikhlas. *thanks to someone for recommending me this book

Pada share kali ini, saya hanya mengungkapkan pendapat saya *terlepas prinsip atau base knowledge seputar teknologi hati yang disampaikan di buku ataupun di training, karena pada dasarnya bagi saya adalah efek yang saya rasakan.

Pada prinsipnya saya sudah mulai mengerti apa itu positive feeling dan saya sudah merasakan efek positive feeling ini. Walaupun baru saya mengerti dan merasakan lebih kurang sejak 1 bulan yang lalu. Hanya saja melalui training ini, saya lebih ngeh dan lebih mengetahui manfaat positive feeling, atau mungkin bisa saya simpulkan sebagai ikhlas atau berserah diri. Dan saya juga mengetahui pengalaman orang lain seputar pengimplementasian positive feeling dalam kehidupannya. Subhanallah…

Sebenarnya bahasannya cukup sederhana, hanya saja justru yang sederhana ini sebenarnya hidup dalam diri kita dan peraturan alam di sekitar kita. Namun terkadang saya melupakannya, atau mungkin ekstrimnya saya tidak mau tahu keberadaannya J

Coba perhatikan, betapa seringnya kita berpikir A dan yang terjadi adalah A; atau kita berpikir B, tapi dari hati yang paling dalam kita mengatakan C, maka yang terjadi adalah C.

Misal, saya berkata dan berpikir ingin nilai fisika saya bagus, tapi saya sebenarnya tidak yakin. Maka yang terjadi adalah nilai fisika saya ya tidak bagus, yupz sesuai dengan apa yang telah saya yakini.

Pernahkan teman-teman mengalami kejadian serupa ?

Prinsip yang bisa saya ambil adalah “yakin”. Ketika mulut berbicara, otak berpikir, namun hati tidak yakin, lalu sesuai pengalaman yang terjadi adalah apa yang saya yakini tersebut.

Sebenarnya kita sudah diingatkan akan hal ini dengan :

  • “Ketahuilah, Allah tidak akan mengabulkan doa yang keluar dari hati yang lengah dan lupa.” (HR. Imam Ahmad dan Tirmidzi)
  • “Rasulullah SAW berkata: ` Allah ta`ala berfirman: Aku menurut sangkaan hamba-Ku terhadap-Ku.” (Abu Hurairah r.a)

Hanya saja terkadang pikiran membuat hati saya tidak “mempan” dengan kata-kata tersebut, karena pikiran saya yakin bahwa saya sudah memahaminya, padahal belum tentu.

Namun pertanyaannya adalah mengapa kita tidak yakin terhadap janji Allah :

  • “berdoalah kepadaKu, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (Q.S Al Mu’min : 60)

Mengapa ketika kita menginginkan sesuatu, lalu kita berdoa namun tetap saja hati meragu ? Padahal Allah sudah mengatakan NISCAYA.

Ya ini silakan dijawab masing-masing diri kita.. dan di training ini dibahas seputar penyebab, efek, dan cara menanggulanginya. Tapi… yang penting adalah prakteknya dalam kehidupan sehari-hari dalam berbagai hal/aspek.

Klu meminjam ungkapan salah seorang saudara saya “kadang-kadang untuk membuat orang sadar, adalah dengan mendidiknya dari kecil atau sampai suatu kondisi memaksanya untuk sadar” Hehe..

Ungkapan salah seorang peserta yang merasakan efek ikhlas atau positive feeling adalah “yang kita pikirkan adalah kepentinganNya, dan biarlah Dia yang memikirkan kepentingan kita”.

Dan ungkapan yang paling pas dengan kondisi saya saat itu *saat kondisi diri lagi down* yang baru saya sadari saat training adalah di setiap bencana ada rencanaNya, so tetaplah berpositive feeling.

Meminjam istilah trainer kemaren (Pak Firdaus), bahwa doa kita atau harapan kita, bayangkanlah itu telah terjadi dan kita sudah menerimanya. Lalu bersyukurlah.

Kalau dulu saya berupaya untuk ber-positive thinking, maka sekarang hati saya saya ajak kerja sama untuk ber-positive feeling.

So,

Jika di dunia komputer, dikenal istilah WYSYWIG (What You See Is What You Get), maka saya telah mengenal WYTIWYG (What You Think Is What You Get), dan sekarang saya mengenal WYFIWYG (What You Feel Is What You Get).

Alhamdulillah hari2 dengan positive feeling (kepadaNya), hari2 penuh nikmat yang datangnya dari arah yang tidak disangka-sangka… Makasih Rabb


 

One thought on “WY”F”IWYG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s